3 Tips yang Tepat untuk Mengasuh Anak Autis

Anak Autis merupakan anak yang mengalami Autisme dan mengalami gangguan neurologi dan mempengaruhi proses perkembangan anak. Biasanya, gejala Autisme sudah dapat dideteksi sejak umur 18 bulan hingga 3 tahun. Dan hal yang paling terlihat dari anak yang mengalami Autisme adalah gangguan komunikasi dengan orang lain dan sibuk dengan dunia yang anak ciptakan sendiri.

Tidak hanya itu, beberapa ciri-ciri yang dialami oleh anak yang Autis antara lain kesulitan untuk memahami perasaan orang lain, sangat sensitif dengan suara bervolume keras dan selalu melakukan sebuah tindakan secara berulang-ulang dalam jangka waktu yang panjang (repetasi). Jika anak Anda mempunyai beberapa ciri-ciri yang telah disebutkan sebelumnya, kemungkinan besar buah hati Anda mengidap Autisme.

3 Tips untuk Mengasuh Anak yang Mengidap Autisme

Semua orang tua pasti mengingikan seorang anak yang lahir ke dunia dengan keadaan sehat dan normal. Jika Anda mempunyai anak yang mempunyai gejala Autis, jangan merasa sedih dan putus asa dalam mendidik dan merawatnya. Dibutuhkan kesabaran dan keikhlasan ketika mengasuh anak Autis, karena mereka adalah anak-anak spesial yang memerlukan perhatian khusus.

Namun tenang saja, terdapat beberapa cara jitu yang dapat membantu permasalahan Anda dalam menerapkan cara yang tepat untuk mengasuh anak yang Autis. Di bawah ini terdapat 3 cara yang ampuh untuk merawat dan membimbing anak Anda, baik dari segi pendidikan, hobi hingga melakukan sosialisasi dengan orang lain.

  1. Menyekolahkan Anak di Sekolah Inklusi

Sekolah Inklusi merupakan sarana pendidikan untuk anak-anak yang membutuhkan pengajaran khusus dan berbeda dengan sekolah pada umumnya. Anda jangan ragu untuk mendaftarkan anak Anda ke Sekolah Inklusi, karena mereka membutuhkan Sekolah tersebut untuk belajar.

  1. Memberikan Kesempatan untuk Anak Menekuni Satu Bidang

Karena salah satu ciri anak Autis adalah melakukan repetasi (pengulangan) terhadap satu aktivitas, memberikan kesempatan kepada anak Anda untuk melakukan hobi yang disukainya, seperti menggambar atau memasak adalah hal terbaik yang dapat Anda lakukan.

  1. Tidak Memaksa untuk Berkomunikasi

Hambatan komunikasi pada anak dengan kecenderungan Autisme, menjadikan proses sosialnya menjadi terhambat. Meskipun hal tersebut merupakan sebuah permasalahan, namun jangan sampai Anda memaksakan anak untuk terus menerus melakukan komunikasi.

Itulah pembahasan mengenai anak-anak dengan kecenderungan Autisme. Meskipun anak seperti ini mengalami banyak hambatan, baik dari segi tumbuh kembangnya, bukan berarti anak-anak seperti ini tidak dapat dikembangkan potensinya. Dengan menekuni bidang yang diminati oleh anak pastinya akan membuat anak Anda mengembangkan potensinya.

Arahkan anak secara konsisten untuk melakukan kegiatan yang tidak hanya menyenangkan, namun juga bermanfaat untuk diri sang anak. Oleh karena itu, sebagai orang tua, hal terpenting yang harus dilakukan adalah tetap memberikan kasih sayang yang tulus dan perhatian khusus kepada anak Autis.