SEPENGGAL KISAH PAK AGUS

Ini adalah kisah nyata yang terjadi di Bekasi, Jawa Barat.
Adalah namanya pak Agus. Usianya sudah hampir 70 tahun.
Dulu ia adalah orang yang cukup “berpunya”. Memiliki beberapa rumah dan tanah yang cukup luas.
Namun kini kehidupannya cukup memprihatinkan. Ia dan 5 anaknya (yang bahkan sebagian sudah berkeluarga) kini tinggal di sebuah kontrakan yang tidak cukup besar.
Tidak hanya itu. Hingga usianya yang makin senja, kini pak Agus masih harus “menghidupi” anak-anaknya tersebut.
Padahal kini ia hanya bekerja sebagai “badut penghibur” di acara-acara semisal ulang tahun atau syukuran lainnya.
Dulu tanah-tanah dan rumah-rumahnya habis terjual satu per satu untuk biaya kehidupan anak-anaknya yang bahkan hingga saat ini masih juga belum bisa mandiri.
Di hari-hari ini, pak Agus berusaha tegar. Mencoba menjalani kehidupannya yang sekarang dan menerima takdirnya.
Ia sadar dulu telah salah mendidik anak-anaknya. Namun nasi sudah jadi bubur. Kini ia hanya bisa menyikapi dengan bijak apa yang sudah menjadi suratannya.
Sepenggal kisah pak Agus di atas adalah pelajaran penting bagi kita semua. Bahwa mendidik anak dengan benar adalah sebuah keharusan.
Kisah pak Agus di atas hanyalah satu di antara seribu… Masih banyak kisah serupa yang terjadi di berbagai tempat di dunia ini.
Kita tentu tak ingin “menikmati” masa tua dengan kondisi seperti di atas. Memiliki anak-anak yang tidak mandiri, bahkan tidak siap menghadapi kehidupan.
Maka dari itu sebagai orang tua, persiapkanlah anak sejak dini. Perkuat pendidikan anak agar ia bisa terus berkembang dan mengembangkan diri.
Dan satu karakter penting yang harusnya disiapkan orang tua adalah : karakter pembelajar! Ya, karakter ini yang paling harus paling kuat disiapkan orang tua.
“Karakter pembelajar” ini bahkan lebih penting disiapkan orang tua ketimbang memaksa anak-anaknya “berprestasi” di usia dini (yang bisa jadi akan membuat mereka trauma pada kata belajar).
“Karakter pembelajar” ini adalah bekal terbaik yang bisa kita berikan untuk anak. Sebab dengannya, ia akan “siap” menghadapi apa pun episode kehidupannya di masa depan.
Karakter “pembelajar” ini akan membuat anak survive, bahkan terus berkembang, apa pun perubahan yang terjadi. Ia bahkan bisa “menguasai” perubahan tersebut.
Mau dapat inspirasi parenting setiap hari langsung ke HP Anda? GRATIS! Silahkan INSTALL Apps TELEGRAM, klik tombol di bawah ini, lalu KLIK “JOIN”:
Dengan “karakter pembelajar” ini, kita akan tenang menikmati masa tua. Bahkan kelak kita akan berbangga, melihat anak kita yang progresivitas kehidupannya sangat baik.
Hidupkanlah “karakter pembelajar” ini di diri anak sejak dini. Ciptakan lingkungan yang membuat anak jadi “senang belajar”.
Jangan dulu memaksa anak berprestasi. Cukup membuatnya jadi “senang belajar”, maka otomatis ia akan jadi anak “pembelajar”, yang insyaAllah pasti juga akan jadi anak pintar.
Kalau bukan sekarang, kapan lagi?
Kalau bukan kita, siapa lagi.
Yukk Ayah Bunda, hidupkan “Karakter pembelajar” pada anak sejak dini…
Inspirasi Parenting ini dipersembahkan oleh :
POSBEL adalah poster belajar untuk anak usia 3-9 tahun (PAUD, TK, SD kelas 1-3). POSBEL adalah poster edukasi yang sangat membantu pendidikan seperti halnya mainan edukasi / edukatif anak. Juga bisa berfungsi sebagai alat peraga pendidikan untuk sekolah-sekolah.





